?>
Fuso Update 22 December 2019

Umi Syarifah Firdausi: Sosok Sopir Truk Wanita Sekaligus Ibu Tangguh Asal Jember

Umi Syarifah Firdausi: Sosok Sopir Truk Wanita Sekaligus Ibu Tangguh Asal Jember

Selamat Hari Ibu, Sahabat Fuso!

Ibu merupakan sosok hebat yang sangat berarti dalam hidup kita. Ibu rumah tangga maupun ibu bekerja sama-sama berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang buah hati serta menjaga keutuhan keluarga. Tak jarang pula para ibu menekuni bidang pekerjaan yang tak biasa demi mencari nafkah bagi keluarga. Salah satu sosok ibu tangguh dengan profesi tak biasa tersebut adalah Syarifah Firdausi, seorang sopir truk wanita profesional asal Jember.

Kenalan Lebih Dekat dengan Sosok Syarifah Firdausi

Wanita yang akrab disapa Ummi ini merupakan wanita asli Jember yang sudah belajar mengemudi sejak lama. Ummi Syarifah mengaku bahwa pekerjaannya sebagai sopir truk sejalan dengan hobinya di bidang otomotif. Awalnya, Ummi Syarifah gemar mengemudikan truk untuk berjalan-jalan sepulang kerja. Hingga akhirnya Ummi Syarifah mulai menekuni profesi sopir truk secara serius sejak tahun 2008.

Sosok Ummi Syarifah kini semakin populer dan turut meramaikan dunia otomotif tanah air. Tak hanya fokus dengan pekerjaan, Ummi Syarifah juga gemar memodifikasi truk Mitsubishi Fuso-nya dan pernah mengikuti ajang Jogja Truck Festival. Salah satu prestasi terbaik yang pernah diraih Ummi Syarifah adalah predikat sopir terbaik yang membuatnya mendapatkan undangan khusus ke Tiongkok.

Menjadi Orang Tua Tunggal Sekaligus Sopir yang Tangguh

Setiap hari, Ummi Syarifah bertugas mengangkut bahan-bahan tambang dengan truk andalannya. Rute pengangkutan bahan tambang tersebut meliputi kawasan Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Jember. Dalam satu hari, Ummi Syarifah dapat mengangkut bahan tambang hingga delapan kali, tergantung dari kuantitas barang dan pesanan yang harus diantar jemput.

Kesibukan kerja tersebut tak membuat Ummi Syarifah lalai mengurus buah hatinya. Ibu dari delapan orang anak ini selalu menyempatkan diri menyiapkan makanan bagi anak-anaknya sebelum berangkat kerja. Di sela-sela pekerjaan, Ummi pun senantiasa menelepon buah hatinya untuk sekadar mengobrol dan berbagi cerita tentang rutinitas yang dijalani. Anak-anak Ummi Syarifah tidak pernah protes tentang pekerjaan yang dijalani sang ibu. Justru anak-anak Ummi merasa bangga karena ibunya merupakan wanita hebat karena mampu menjalani pekerjaan yang umumnya ditekuni kaum pria.

Ummi Syarifah tak hanya merasa betah menjadi sopir truk karena hal tersebut merupakan bagian erat dari passion-nya. Lebih dari itu, Ummi Syarifah juga mencintai profesi ini karena bisa menjalin hubungan pertemanan dengan banyak orang. Alih-alih mendapatkan pelecehan dari rekan seprofesi yang semuanya kaum pria, Ummi justru sangat dihormati dan dijaga. Tak jarang pula Ummi mendapatkan bantuan ketika kehabisan bahan bakar atau mengalami kerusakan mesin mobil mendadak.

Begini Cara Ummi Syarifah Menjaga Performa Truknya

Ummi Syarifah tak hanya mahir mengemudikan truk, melainkan juga memahami seluk-beluk mesin mobil serta berbagai kendalanya. Biasanya Ummi melakukan pengecekan mesin truk secara keseluruhan setiap satu bulan sekali, meliputi seluruh komponen seperti persneling, as roda, rem, oli, dan lainnya. Namun, pengecekan mobil dilakukan lebih sering pada musim hujan, yaitu dua minggu sekali. Karena kondisi truk di musim hujan lebih rawan rusak akibat melewati jalan yang licin, berlumpur, dan berbatu.

Truk Mitsubishi Fuso merupakan kendaraan andalan Ummi Syarifah yang dirawat secara teliti sepenuh hati. Ummi mengaku bahwa truknya pernah ditawar orang dengan harga tinggi, tetapi Ummi tidak mau menjualnya karena sangat mencintai pekerjaannya sebagai sopir truk. Bukan hanya merawat komponen mesinnya saja, Ummi Syarifah juga memodifikasi tampilan truknya agar lebih menarik dan sedap dipandang.

Kecintaan Ummi Syarifah terhadap dunia otomotif membuatnya bertekad untuk terus menjadi sopir truk selagi masih kuat.

ā€œUmmi cinta mati jadi sopir truk. Selagi Ummi kuat, Ummi akan terus menjadi sopir truk,ā€ ujar Ummi Syarifah mantap.