MITSUBISHI FUSO authorized distributor
Beranda Produk Dealer Hubungi Lainnya

Kilas Balik Pencapaian Positif Mitsubishi Fuso Selama Tahun 2019

Mengawali tahun 2020, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersiap diri mengejar pencapaian-pencapaian di tahun berikutnya. Namun ada baiknya kita kilas balik pencapaian yang telah berhasil diraih serta tantangan-tantangan yang berhasil dilewati selama tahun 2019, sebagai pembelajaran serta perbaikan untuk tahun-tahun mendatang

Berikut ini adalah berbagai pencapaian serta kilas balik yang sudah diraih oleh Mitsubishi Fuso selama 2019:

1.    Penjualan

Kondisi industri kendaraan noaga selama tahun 2019 mengalami penurunan, yang juga dialami oleh Mitsubishi Fuso. Meski begitu, Mitsubishi Fuso tetap berhasil memimpin pasar kendaraan niaga dengan pangsa pasar absolut. Adapun data penjualan whole sales: 42,754 unit dengan market share 45.1%. Sedangkan penjualan retail sales: 41,735 unit dengan market share 44.2%.

2.    Fighter

Pesatnya peningkatan pasar MDT dalam beberapa tahun ke belakang ditanggapi KTB dengan kesiapan produk, melalui peluncuran produk Fighter. Awal tahun 2019 lalu ditandai dengan kehadiran Fighter, lineup baru yang melengkapi segmen Medium Duty Truck (MDT). 15 varian Fighter siap memenuhi kebutuhan bisnis konsumen di berbagai segmen bisnis, pertambangan, perkebunan, infrastruktur, dan logistik. Kehadiran Fighter disambut baik oleh konsumen, terlihat dengan adanya peningkatan pangsa pasar di segmen MDT ini.  

3.    Penghargaan

KTB meraih penghargaan bergengsi sebagai “1st Winner Best Distributor Award (Large Size Market)” dalam ajang Daimler Truck Asia International Sales & Customer Service Conference (ISCS) 2019. Selain itu, Mistubishi Fuso juga mendapatkan penghargaan untuk kategori “Brand Truk Terbaik” dalam ajang Solo Best Brand Index 2019.

4.    Jaringan Terluas

KTB meresmikan fasilitas 2S (Service and Spare Part) Fleet Workshop di Malang pada Juli 2019 lalu. Sejak 2018, Mitsubishi Fuso gencar melakukan kerja sama dengan para konsumen fleet untuk memenuhi kebutuhan akan kemudahan perawatan, perbaikan, dan ketersediaan suku cadang yang mudah ditemui. 2S Fleet Workshop terdiri dari 14 stall perbaikan yang dapat melakukan service hingga 28 unit per harinya.

Kemudian, KTB juga melakukan relokasi jaringan dealer di Yogyakarta. Hal tersebut dilakukan untuk menyasar pasar yang potensial di wilayah Yogyakarta. Nantinya, pemilik Fuso akan mendapatkan pelayanan terbaik untuk perawatan dan perbaikan secara berkala.

5.    Corporate Social Responsibility (CSR)

Selain menghasilkan produk kendaraan berkualitas, KTB juga mendukung pembangunan Indonesia melalui berbagai kegiatan sosial CSR. KTB telah mendonasikan satu unit truk kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menolong korban bencana alam.

Lalu, KTB juga mengajak para karyawannya untuk membersihkan sampah di Car Free Day melalui program Fuso Cleanup Day. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian KTB terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih melalui kegiatan ini.

Selain itu, KTB menyerahkan tiga unit truk untuk 3 SMK yang telah menjadi mitra melalui program CSR FUSO Vocational Education Program. Sejak 2014, KTB telah mendonasikan sebanyak 14 unit truk Mitsubishi Colt Diesel untuk 14 SMK yang menjadi mitra. Melalui program ini, diharapkan terciptanya generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang otomotif.

Melalui program CSR WE CARE WE SHARE, KTB juga merenovasi satu sekolah di Lampung yang terkena dampak tsunami pada tahun 2018 lalu, yang belum sempat mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Setempat.

6.    Tantangan 2019

Terdapat beberapa kondisi yang menjadi tantangan bagi industri kendaraan niaga. Pemilihan Umum 2019 menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan bisnis, yang pada akhirnya juga berdampak pada industri kendaraan niaga. Fokus masyarakat bertumpu pada keberhasilan Pemilu, sehingga diharapkan kinerja Pemerintah dapat lebih baik dengan keberadaan Kabinet yang baru.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemnehub) juga gencar menginisiasi wacana ZERO ODOL (over dimension and over loading) yang mulai disosialisasikan. Tak main-main, Pemerintah menindak tegas truk yang melebihi muatan dan dimensi yang telah diatur. Untuk mendukung regulasi ini, KTB bersama Kemenhub melakukan sosialisasi ZERO ODOL kepada para pemangku kepentingan seperti Dealer, Karoseri, Konsumen, dan masyarakat pada umumnya. Untuk itu KTB menyediakan Layanan Karoseri Portal, dimana perusahaan Karoseri dan Dealer terdaftar bisa mendapatkan info terupdate terkait regulasi rancang bangun.

Regulasi tersebut dihadirkan untuk kepentingan dan keselamatan bersama, untuk meminimalisir kerugian yang harus ditanggung, seperti merusak jalan dan jembatan, kecelakaan yang menelan korban jiwa, hingga kemacetan.

Penerapan bahan bakar Biodiesel B30 yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia juga akan diterapkan di awal tahun 2020. Sebelum itu, KTB berpartisipasi dalam Road Test yang digelar Pemerintah untuk mengetahui kondisi kendaraan dengan menggunakan B30. Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dengan bahan bakar B20. KTB melengkapi kendaraannya dengan double fuel filter sebagai langkah antisipasi.

Pencapaian Mitsubishi Fuso 2020 di atas dapat menjadi motivasi bagi KTB untuk terus mendukung industri otomotif di Indonesia. Tidak hanya menghasilkan produk kendaraan, namun juga ikut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di segala bidang.

Layanan Purna Jual KTB Berikan Program Service Khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” Untuk Konsumen

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, memberikan layanan service kendaraan niaga khusus bagi konsumen yang kendaraannya terendam banjir, melalui program “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” untuk periode Januari 2020.

Banjir yang menggenangi area Jabodetabek di awal tahun 2020 lalu juga dialami oleh konsumen Mitsubishi Fuso, dimana kendaraan truk customer terkena dampak banjir sehingga mempengaruhi aktivitas operasional mereka. Untuk itu agar kendaraan customer dapat segera beroperasi dengan aman dan nyaman, maka KTB memberikan layanan service khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir”. Tercatat ratusan unit truk Mitsubishi Fuso korban banjir telah ditangani di dealer resmi sejak banjir di awal minggu pertama tahun 2020.

Adapun yang termasuk dalam program khusus ini meliputi Gratis Pengecekan Umum (pengecekan saringan bahan bakar, water separator, mesin, sistem rem, sistem kelistrikan, kopling, aki, motor starter, saringan udara, saluran bahan bakar), Diskon Jasa Service sebesar 20%, serta Diskon Penggantian Spare Part dan Oli sebesar 25%, berlaku bagi konsumen Mitsubishi Fuso area Jabodetabek yang kendaraannya terendam banjir dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB, mengatakan “Program FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir merupakan support KTB kepada para konsumen yang kendaraan operasionalnya terkena dampak banjir. Selain gratis pengecekan umum dan diskon khusus, KTB juga mengerahkan Mobile Workshop Service (MWS) langsung ke lokasi konsumen, terutama yang kendaraannya terendam banjir sehingga tidak memungkinkan untuk menghidupkan kendaraan”.

Truck Center 24 jam area Jabodetabek juga dikerahkan agar kerusakan kendaraan akibat banjir dapat segera teratasi, agar masa down time kendaraan dapat diminimalisir.

Layanan Purna Jual KTB Berikan Program Service Khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” Untuk Konsumen

FUSO CARE Truk Sehat Pasca Banjir *S&K Berlaku*

“KTB menyadari bahwa sebagai kendaraan penopang bisnis, truk harus segera kembali beroperasi agar roda pendistribusian berjalan dengan lancar. KTB berharap program ini dapat mempercepat recovery pasca bajir agar kendaraan operasional dapat berfungai seperti sedia kala” tambah Dony.

Untuk mendapatkan layanan khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir”, konsumen dapat mendatangi langung Dealer resmi Mitsubishi Fuso area Jabodetabek. Lokasi dan kontak dealer terdekat dapat diakses melalui website https://ktbfuso.co.id/dealer 

Umi Syarifah Firdausi: Sosok Sopir Truk Wanita Sekaligus Ibu Tangguh Asal Jember

Selamat Hari Ibu, Sahabat Fuso!

Ibu merupakan sosok hebat yang sangat berarti dalam hidup kita. Ibu rumah tangga maupun ibu bekerja sama-sama berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang buah hati serta menjaga keutuhan keluarga. Tak jarang pula para ibu menekuni bidang pekerjaan yang tak biasa demi mencari nafkah bagi keluarga. Salah satu sosok ibu tangguh dengan profesi tak biasa tersebut adalah Syarifah Firdausi, seorang sopir truk wanita profesional asal Jember.

Kenalan Lebih Dekat dengan Sosok Syarifah Firdausi

Wanita yang akrab disapa Ummi ini merupakan wanita asli Jember yang sudah belajar mengemudi sejak lama. Ummi Syarifah mengaku bahwa pekerjaannya sebagai sopir truk sejalan dengan hobinya di bidang otomotif. Awalnya, Ummi Syarifah gemar mengemudikan truk untuk berjalan-jalan sepulang kerja. Hingga akhirnya Ummi Syarifah mulai menekuni profesi sopir truk secara serius sejak tahun 2008.

Sosok Ummi Syarifah kini semakin populer dan turut meramaikan dunia otomotif tanah air. Tak hanya fokus dengan pekerjaan, Ummi Syarifah juga gemar memodifikasi truk Mitsubishi Fuso-nya dan pernah mengikuti ajang Jogja Truck Festival. Salah satu prestasi terbaik yang pernah diraih Ummi Syarifah adalah predikat sopir terbaik yang membuatnya mendapatkan undangan khusus ke Tiongkok.

Menjadi Orang Tua Tunggal Sekaligus Sopir yang Tangguh

Setiap hari, Ummi Syarifah bertugas mengangkut bahan-bahan tambang dengan truk andalannya. Rute pengangkutan bahan tambang tersebut meliputi kawasan Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Jember. Dalam satu hari, Ummi Syarifah dapat mengangkut bahan tambang hingga delapan kali, tergantung dari kuantitas barang dan pesanan yang harus diantar jemput.

Kesibukan kerja tersebut tak membuat Ummi Syarifah lalai mengurus buah hatinya. Ibu dari delapan orang anak ini selalu menyempatkan diri menyiapkan makanan bagi anak-anaknya sebelum berangkat kerja. Di sela-sela pekerjaan, Ummi pun senantiasa menelepon buah hatinya untuk sekadar mengobrol dan berbagi cerita tentang rutinitas yang dijalani. Anak-anak Ummi Syarifah tidak pernah protes tentang pekerjaan yang dijalani sang ibu. Justru anak-anak Ummi merasa bangga karena ibunya merupakan wanita hebat karena mampu menjalani pekerjaan yang umumnya ditekuni kaum pria.

Ummi Syarifah tak hanya merasa betah menjadi sopir truk karena hal tersebut merupakan bagian erat dari passion-nya. Lebih dari itu, Ummi Syarifah juga mencintai profesi ini karena bisa menjalin hubungan pertemanan dengan banyak orang. Alih-alih mendapatkan pelecehan dari rekan seprofesi yang semuanya kaum pria, Ummi justru sangat dihormati dan dijaga. Tak jarang pula Ummi mendapatkan bantuan ketika kehabisan bahan bakar atau mengalami kerusakan mesin mobil mendadak.

Begini Cara Ummi Syarifah Menjaga Performa Truknya

Ummi Syarifah tak hanya mahir mengemudikan truk, melainkan juga memahami seluk-beluk mesin mobil serta berbagai kendalanya. Biasanya Ummi melakukan pengecekan mesin truk secara keseluruhan setiap satu bulan sekali, meliputi seluruh komponen seperti persneling, as roda, rem, oli, dan lainnya. Namun, pengecekan mobil dilakukan lebih sering pada musim hujan, yaitu dua minggu sekali. Karena kondisi truk di musim hujan lebih rawan rusak akibat melewati jalan yang licin, berlumpur, dan berbatu.

Truk Mitsubishi Fuso merupakan kendaraan andalan Ummi Syarifah yang dirawat secara teliti sepenuh hati. Ummi mengaku bahwa truknya pernah ditawar orang dengan harga tinggi, tetapi Ummi tidak mau menjualnya karena sangat mencintai pekerjaannya sebagai sopir truk. Bukan hanya merawat komponen mesinnya saja, Ummi Syarifah juga memodifikasi tampilan truknya agar lebih menarik dan sedap dipandang.

Kecintaan Ummi Syarifah terhadap dunia otomotif membuatnya bertekad untuk terus menjadi sopir truk selagi masih kuat.

“Ummi cinta mati jadi sopir truk. Selagi Ummi kuat, Ummi akan terus menjadi sopir truk,” ujar Ummi Syarifah mantap.

Truck Campaign 2019: Ajang Besar yang Dipersembahkan untuk Sahabat Fuso

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tak pernah kehabisan cara untuk memuaskan para konsumen. Sebagai Authorized distributor Mitsubishi Fuso Indonesia di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) senantiasa berkomitmen memberikan apresiasi terhadap loyalitas Sahabat Fuso. Setelah sukses menggelar event Truck Campaign beberapa tahun sebelumnya, tahun 2019 ini KTB kembali mengulangi kesuksesan tersebut dengan menyelenggarakan acara serupa.

Upaya Memperkenalkan Mitsubishi Fuso kepada Konsumen

Truck Campaign 2019 merupakan salah satu cara KTB untuk mendekatkan diri dengan konsumen dan calon konsumen secara langsung. Melalui Truck Campaign 2019, KTB berkesempatan memperkenalkan produk-produk baru Mitsubishi Fuso yang dilengkapi dengan teknologi canggih. Konsumen yang berpartisipasi dalam Truck Campaign 2019 juga berkesempatan membeli produk-produk Mitsubishi Fuso dengan harga istimewa.

Acara bergengsi ini diadakan secara besar-besaran di beberapa kota tanah air dengan total 32 acara. Beberapa kota besar yang menjadi tempat perhelatan acara bergengsi ini yaitu Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Pontianak, Makassar, dan kota-kota lainnya. Tak hanya menjangkau kota-kota besar, Truck Campaign 2019 juga diselenggarakan di beberapa kota penyangga seperti Cirebon, Jember, Kudus, Madiun, dan Tuban.

Truck Campaign 2019 Mendongkrak Pemesanan Kendaraan dan Suku Cadang

Acara Truck Campaign 2019 yang digagas KTB sukses dihadiri lebih dari 10.000 pelanggan. Tak cuma menarik keingintahuan pelanggan, event tersebut juga terbukti efektif mendongkrak pemesanan kendaraan dan suku cadang. Data KTB mencatat jumlah pemesanan kendaraan sebanyak 5.353 unit dari ajang Truck Campaign 2019. Pemesanan suku cadang juga tak kalah banyak dengan total mencapai 82 ribu unit. Keberhasilan Truck Campaign 2019 tampak pada masing-masing acara yang diselenggarakan di berbagai kota, salah satu yang paling menonjol adalah event di Kota Malang. Dealer utama Mitsubishi Fuso Malang, PT Sun Motor berhasil meraih 150 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dan 50 paket servis. Pencapaian serupa juga berhasil dicapai pada event Truck Campaign 2019 di kota-kota lain.

Momen Tepat untuk Memanjakan dan Mengedukasi Konsumen

KTB sangat memahami bahwa Truck Campaign 2019 adalah momen tepat untuk memanjakan dan mengedukasi konsumen. Para konsumen diajak untuk lebih cermat memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan serta mengenali peoduk yang sesuai serta berbagai teknologi canggih teranyar yang disematkan pada kendaraan masa kini. Sehingga risiko salah pilih kendaraan dan penanganan servis yang keliru dapat diminimalkan.

Acara Truck Campaign 2019 juga diramaikan oleh hiburan dari artis-artis pendukung seperti Cita-Citata, Fitri Karlina, Iwan Fals, dan Uut Permatasari. Kemeriahan acara tersebut tentu membuat konsumen terhibur sekaligus mendapatkan wawasan tambahan seputar kendaraan. Untuk merangkum kemeriahan acara Truck Campaign 2019, simak infografis berikut ini.

Apakah Sahabat Fuso sudah merasakan kemeriahan Truck Campaign 2019? Kalau belum sempat datang ke event tahun ini, jangan lewatkan event tahun depan yang tak kalah meriah dan penuh manfaat, ya!

Program Truck Campaign Dorong Performa Penjualan Mitsubishi Fuso

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), menutup rangkaian acara Truck Campaign 2019 dengan sejumlah pencapaian fantastis. Sebanyak 32 rangkaian acara digelar tersebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Acara yang digelar pada periode bulan November – Desember 2019 ini dihadiri 10,000 konsumen yang turut berpartisipasi dalam program ini.

Truck Campaign merupakan program tahunan yang diselenggarakan KTB bersama dengan Dealer resmi Mitsubishi Fuso, sebagai bentuk apresiasi konsumen agar jalinan hubungan bisnis dengan konsumen terus bersinergi dengan baik. Tidak hanya itu, konsumen juga dapat melakukan konsultasi bisnis serta pemesanan kendaraan dan suku cadang. Hasilnya sangat signifikan, KTB menerima 5,353 unit pesanan truk Mitsubishi Fuso selama periode Truck Campaign berlangsung.

Selain pemesanan unit kendaraan, KTB juga menerima pemesanan layanan purna jual berupa suku cadang kendaraan yang juga menyumbang kontribusi cukup besar terhadap kinerja Mitsubishi Fuso. Pemesanan sebanyak 82,000 suku cadang terdiri dari fast moving dan slow moving parts.

Acara Truck Campaign 2019 juga diramaikan oleh beragam artis Indonesia diantaranya Cita Citata, Uut Permatasari, Fitri Carlina, hingga Brand Ambassador Mitsubishi Fuso Iwan Fals yang hadir untuk bertemu langsung konsumen di Makassar.

Truck Campaign kali ini juga menjadi ajang sosialisasi produk Fighter yang merupakan produk terbaru Mitsubishi Fuso. “Sosialisasi produk Fighter selama Truck Campaign mendapat respon positif dari konsumen. Inilah produk yang sudah dinantikan oleh konsumen Mitsubishi Fuso dalam menjawab kebutuhan bisnis mereka. Antusiasme konsumen terhadap produk terbaru Fighter terlihat dari daftar pemesanan kendaraan selama periode Truck Campaign 2019 ini menyentuh angka lebih dari 500 unit.” ujar Dony.

Supir Truk dan Dilema saat Memilih Jalan

Menjadi supir truk memerlukan keahlian khusus dalam mengemudikan truk. Sebab, truk memiliki dimensi yang cukup besar sehingga supir truk perlu memiliki keterampilan untuk mengemudikan kendaraan dengan dimensi besar. Termasuk dalam hal pemilihan jalan yang boleh ditempuh, cepat dan efisien.

Salah satu dilema yang dihadapi oleh para supir truk dalam pemilihan jalan adalah memilih antara jalan tol atau jalan arteri. Berbagai pertimbangan jadi alasan mengapa banyak supir truk dilema yakni karena biaya yang harus dikeluarkan saat melintasi jalan tol serta waktu tempuh saat melintasi jalan arteri. Berdasarkan riset Kementerian Perhubungan, biaya operasional melalui tol transjawa lebih murah sekitar 13% dibandingkan jalur non-tol atau jalan arteri. Selain itu, waktu tempuh di jalan tol transjawa juga lebih cepat 58% dibandingkan jalur arteri. Sayangnya, realita yang terjadi di lapangan tidaklah demikian karena masih banyak supir truk yang dilema dalam memilih antara jalan tol atau jalan arteri.

Faktor biaya menjadi alasan mengapa banyak supir truk keberatan untuk melewati jalan tol sepenuhnya dari satu kota ke kota lainnya. Salah seorang supir truk, Mansur, yang membawa truk dari Lampung ke Surabaya menuturkan kalau ongkos yang diberikan tidak cukup untuk melewati jalan tol. Dengan ongkos hanya 2,65 juta Rupiah, Ia harus menghabiskan 1,6 juta Rupiah untuk membeli bahan bakar, lalu biaya makan sebesar 400 ribu, bongkar muat sebesar 100 ribu dan sisa uang sebesar 500 ribu. Sisa uang tersebut tidak cukup untuk melalui jalan tol karena biaya total tarif tol dari Jakarta ke Surabaya mencapai 1,38 Juta Rupiah.

Cerita berbeda dimiliki oleh Anton, supir truk ekspedisi yang membawa Mitsubishi FUSO Canter dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam perjalanan tersebut, ia dibekali uang sebesar 4 juta Rupiah untuk singgah mengantarkan barang di beberapa kota seperti Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Kudus, Surabaya, dan Jember. Menurutnya, dengan menghindari jalur tol, ia bisa menghemat ongkos mulai dari 300 ribu sampai 400 ribu Rupiah. Tapi, selisih uang tersebut harus dibayar oleh waktu tempuh yang lebih lama sekitar 5 jam sehingga Ia lebih memilih untuk melewati jalan tol agar memiliki waktu luang lebih banyak bersama keluarga di Jakarta.

Kondisi berbeda ditemui di jalur tol Trans Sumatera dengan total jarak tempuh hingga mencapai 2765 Kilometer. Jalan tol Trans Sumatera dianggap pilihan terbaik supir truk karena lebih aman, bebas pungli dan kondisi jalan yang lebih baik. Hal ini dianggap relevan dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh supir truk. Untuk ruas tol Bakauheni-Palembang, biaya yang harus dikeluarkan yakni sebesar Rp 309.212 dan bisa menghemat waktu perjalanan hingga mencapai 2 jam. Jadi, waktu tempuh juga lebih efisien dengan melewati jalur trans sumatera.

Komunitas Pecinta Truk Canter Mania Indonesia Community Gelar Jambore Nasional, Ajang Pamer Kendaraan Mitsubishi Fuso

Jawa Timur, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors mendukung penuh acara Jambore Nasional (Jamnas) ke-6 komunitas pecinta Truk Mitsubishi Fuso Canter Mania Indonesia (CMIC), bertempat di Kebun Teh Jamus Ngawi, Jawa Timur, Minggu 24 November 2019.

Acara tahunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para komunitas serta pegiat truk, dimana di dalamnya terdapat serangkaian acara mulai dari tatap muka anggota komunitas dari seluruh regional, safety driving clinic, penawaran khusus program penjualan dan suku cadang, program amal, games menarik, serta hiburan. KTB membawa serta produk Mitsubishi Fuso yang didisplay, sehingga pengunjung dapat mengobservasi langsung produk andalan Colt Diesel yang menjadi idola bagi para Pecinta Truk.

Sudaryanto, Deputy Group Head of FUSO Branding Group, dalam sela-sela Jamnas mengutarakan kegembiraannya dapat turut serta dalam acara ini. “Kami senang bahwa Komunitas CMIC selalu suportif terhadap Brand Mitsubishi Fuso. Keterlibatan KTB dalam acara Jamnas CIMC ke-6 ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap komunitas. Kami berharap sinergi ini dapat terjalin dengan baik”.

Sebanyak 2,000 peserta anggota komunitas hadir meramaikan acara, terdiri dari pemilik truk, driver, hingga pecinta truk secara umum. Zainur Rohman, anggota CMIC, mengatakan “Anggota CMIC yang hadir hari ini datang dari berbagai area, kami menyebutnya ‘koridor’. Saat ini CMIC memiliki 53 koridor yang menjadi perwakilan di masing-masing wilayah yang tersebar ke seluruh Indonesia, sebagaimana produk Mitsubishi Fuso yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia”.

Selain sosialisasi produk, KTB juga kerap mensosialisasikan program-progam khusus dan isu terkait regulasi kendaraan niaga. Adapun salah satu program yang disosialisasikan pada acara ini adalah program kampanye digital #JalaniBersamaFuso yang berlangsung di media sosial. Program ini mengajak masyarakat Indonesia untuk membagikan cerita mereka terkait Mitsubishi Fuso dalam keseharian. Karena kenyataannya, Mitsubishi Fuso telah menjadi produk kendaraan niaga yang kontribusinya tak bisa terlepaskan dari keseharian masyarakat. Mulai dari distribusi barang, penggerak roda ekonomi dan pembangunan, truk pengangkut di perumahan, teman perjalanan, seumber mata pencaharian, serta banyak cerita lain yang dibagikan oleh masayarakat di media sosial melalui tagar #JalaniBersamaFuso. Untuk info lebih lengkapnya silakan kunjungi https://ktbfuso.co.id/jalanibersamafuso

Komunitas Pecinta Truk Canter Mania Indonesia Community Gelar Jambore Nasional, Ajang Pamer Kendaraan Mitsubishi Fuso

Update Regulasi Terkait Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan

Kenterian Perhubungan memperbarui pedoman teknis alat pemantul cahaya pada kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang tertuang dalam PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR: KP. 3996 / AJ.502 /DRJD / 2019

Peraturan baru yang berlaku sejak awal Oktober 2019 ini secara otomatis menggantikan SK Dirjen No. SK. 5311/AJ.410/DRJD/2018.

Tidak main-main, Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi kepada pemilik kendaraan yang tidak mematuhi aturan pemasangan pemantul cahaya. Kendaraan baru yang tidak terpasang pemantul cahaya tidak akan lolos uji tipe, sedangkan bagi kendaraan yang sudah beroperasi namun tidak terpasang pemantul cahaya maka tidak akan lolos uji.  Jika terkena sanksi tersebut maka kendaraan dapat dipastikan tidak mendapat ijin operasi sehingga tidak dapat digunakan.    

Adapun ukuran ukuran pemantul cahaya adalah sebagai berikut:

Penempatan pemantul cahaya (sticker) untuk di bagian belakang berwarna merah, bagian samping kiri dan kanan berwarna kuning, dan bagian samping kiri kanan trailer dan kereta gandengan berwarna putih. Untuk lebih jelaskan mari simak panduan gambar berikut:

MOBIL BARANG

A. Bak Muatan Terbuka

B. Bak Muatan Tertutup

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan Bak Muatan Tertutup

C. Mobil Tangki

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki

D. Tangki Concrete Mixer

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki concrete mixer

E. Tangki Concrete Pump

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki concrete pump

KERETA GANDENGAN & KERETA TEMPELAN

1. Kereta Gandengan

2. Kereta Tempelan Tertutup

3. Skeleton/Chasis Trailer

Di Hari Ayah Nasional, Para Penerima Beasiswa Mitsubishi Fuso Bangga Dengan Sosok Ayah yang Berprofesi Sebagai Supir Truk

Sosok pahlawan seringkali muncul di film-film action dengan perannya sebagai penolong banyak orang. Biasanya, pahlawan digambarkan sebagai sosok yang berparas rupawan dengan fisik yang kekar. Padahal, dalam kehidupan nyata sosok pahlawan bisa kita jumpai melalui orang-orang terdekat, salah satunya adalah sosok ayah yang berperan sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk keluarganya.

Peran seorang ayah sebagai kepala keluarga tidak bisa dianggap remeh, terlebih jika profesinya adalah seorang supir truk. Banyaknya rintangan dalam perjalanan, kurangnya waktu untuk keluarga serta kurangnya apresiasi membuat profesi yang satu ini tidak dipilih oleh banyak orang. Meskipun demikian, seorang supir truk sekaligus kepala keluarga tetaplah merupakan sosok pahlawan bagi sang anak.  

Sebagai anak supir truk, ditinggal selama berhari-hari tentu jadi hal yang tidak dapat dihindari. Salah seorang anak supir truk dari Surabaya, Irsanti, menuturkan bahwa dirinya seringkali merasa khawatir dengan keselamatan sang ayah. Meskipun demikian, Irsanti selalu memanjatkan doa agar sang ayah selalu dilindungi dan diberikan kesehatan dimanapun Ia berada. 

Di sisi lain, memiliki ayah seorang supir truk juga memberikan motivasi tersendiri bagi Muhammad Agus, seorang anak supir truk ayam dari Demak. Menurutnya, sebagai supir truk sang ayah selalu mengajarkan tentang betapa kerasnya kehidupan di jalanan. Selain itu, sang ayah juga berpesan kepadanya untuk selalu bersungguh-sungguh agar bisa menjadi orang yang sukses di masa depan nanti.

Meskipun profesi supir truk merupakan pekerjaan lapangan, anak-anak supir truk merasa bangga dengan pekerjaan sang ayah. Hal ini diungkapkan oleh Martin Sunuaji, anak supir truk dari Solo, yang merasa bangga dengan profesi sang ayah. Menurutnya, pekerjaan sang ayah sangat bermanfaat bagi semua orang dalam mengirimkan berbagai barang kebutuhan dan mampu membuat keluarga kecilnya merasa Bahagia. Cerita serupa juga diungkapkan oleh Angga Pratama, anak supir turk dari Surabaya, yang merasa bangga dengan pekerjaan sang ayah karena bisa mengantarkan barang dengan aman meskipun sedih karena waktu untuk keluarga yang sedikit.

Rasa bangga yang dirasakan oleh Agus, Irsanti, Martin, Angga dan banyak anak-anak lainnya terhadap pekerjaan sang ayah menjadikan supir truk sebagai pahlawan yang perlu mendapatkan apresiasi. 

Cerita di atas merupakan beberapa cerita dari anak-anak supir truk penerima beasiswa dari Mitsubishi Fuso. Beasiswa diberikan selama 3 tahun untuk jenjang studi sekolah menengah yang dijalani sang anak. Dengan demikian, diharapkan sang anak bisa merasa semakin bangga dengan sosok pahlawan yang dimilikinya serta bersemangat dalam mewujudkan cita-citanya dimasa depan. Berkat sang ayah, mereka bisa mendapat Beasiswa untuk mengejar mimpi. 

Selamat Hari Ayah untuk Para Sahabat Fuso!

Supir Truk, Sosok Pahlawan yang Perlu Diapresiasi

Dalam bisnis barang, proses distribusi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, disamping proses produksi tentunya. Karena, dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP), biaya distribusi barang juga termasuk dalam perhitungan. Sehingga, apabila proses distribusi barang tidak berjalan secara efektif dan efisien, maka akan berpengaruh terhadap penentuan harga dan berdampak pada keuntungan perusahaan.

Salah satu cara paling efisien dalam proses distribusi barang yakni dengan menggunakan kendaraan yang salah satunya menggunakan truk. Truk bisa membantu pebisnis mendistribusikan barang dalam jumlah besar secara efisien. Hal inilah yang membuat Mitsubishi FUSO jadi #AndalanBisnisSejati, karena menjadi pahlawan bagi pebisnis untuk mendistribusikan barang secara efektif dan efisien melalui armada truk yang tangguh dan prima.

Selain Mitsubishi FUSO, salah satu pahlawan lainnya dalam proses distribusi barang adalah supir truk. Tanpa supir, proses distribusi barang akan terhambat yang berdampak pada sulitnya memenuhi permintaan para konsumen. Sayangnya, nasib supir truk seringkali terlupakan atau terpinggirkan meski sebetulnya memiliki peran yang sangat penting.

Kepahlawanan supir truk seringkali terlupakan meski telah mengantarkan barang seperti mayoritas sayuran yang ada di dapur kita dan barang-barang yang ada dirumah. Tak jarang pula supir truk menghadapi rintangan yang berat di perjalanan seperti halnya kemacetan, kondisi jalanan yang tidak memadai sampai risiko kejahatan. Belum lagi kendala teknis lainnya yang bisa membuat supir truk terlambat dan menjadi pihak yang paling disalahkan atas keterlambatan tersebut.

Pentingnya peran supir truk dalam proses distribusi barang dari produsen ke konsumen, disadari betul oleh Mitsubishi Fuso untuk mengapresiasi profesi tersebut. Melalui campaign #JalanibersamaFuso kami mengajak Sahabat Fuso untuk ikut bercerita tentang beragam kisahnya bersama  Mitsubishi FUSO di sepanjang perjalanan. Melalui cerita-cerita tersebut, diharapkan peran besar supir truk bisa terlihat dan membuat pekerjaan yang satu ini terasa begitu penting bagi kehidupan setiap orang.