MITSUBISHI FUSO authorized distributor
Beranda Produk Dealer Hubungi Lainnya

Bisakah Konsumsi Bahan Bakar Truk Komersial Direduksi?

Ada banyak hal yang memengaruhi harga jual suatu barang produksi, salah satunya adalah biaya transportasi. Melansir dari situs cogoport.com, pengaruh biaya transportasi terhadap harga jual mencapai 4 hingga 10 persen. Sayangnya, tidak mudah untuk mengurangi biaya transportasi ini apalagi jika terkait dengan bahan bakar.

Memang, persoalan konsumsi bahan bakar truk komersial sudah lama menjadi perhatian pelaku industri kargo dan logistik. Pasalnya, statistik menunjukkan bahwa bahan bakar menjadi salah satu penentu utama tinggi rendahnya biaya transportasi kendaraan komersial. Terlebih saat harga bahan bakar naik, penggunaan solar tentu akan membengkakkan biaya transportasi.

Menghilangkan biaya ini tentu tidak mungkin karena kendaraan selalu membutuhkannya untuk beroperasi. Namun, Anda bisa mengurangi biaya transportasi dengan memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui beberapa cara berikut:

  • Sesuaikan kapasitas muatan dengan jenis kendaraan

Hanya gunakan truk sesuai dengan kapasitas muatan. Sebelum memilih truk yang tepat untuk bisnis Anda, pastikan berkonsultasi dengan Sales Assitance.

  • Kontrol tekanan ban secara rutin;

Pada saat mobil beroperasi dan ban berputar, maka akan terjadi rolling resistance atau  gaya yang dibutuhkan oleh ban untuk bergerak maju. Ketika tekanan angin pada ban kurang, maka rolling resistance akan semakin besar sehingga kebutuhan bahan bakar juga akan meningkat. Pengecekan tekanan ban angin wajib dilakukan secara berkala, karena meskipun tidak bocor, adanya pori-pori pada dinding ban menyebabkan tekanan angin dapat berkurang secara alami.

  • Kelola kecepatan berkendara;

Semakin tinggi kecepatan kendaraan, maka konsumsi bahan bakar juga semakin besar. Terlebih jika kecepatan tidak stabil selama berkendara, seperti ketika pengemudi berkendara dengan agresif.

  • Buat jadwal perjalanan harian;

Buatlah daftar perjalanan yang harus ditempuh hari ini untuk menentukan rute paling efektif untuk menghemat waktu maupun konsumsi bahan bakar. Dengan cara ini, Anda juga bisa memperkirakan kapan barang sampai ke gudang konsumen dalam kondisi perjalanan normal.

  • Maksimalkan ruang kontainer.

Aturlah barang hingga dapat terisi penuh secara maksimal. Sebisa mungkin, buatlah agar seluruhnya dapat diantar dalam satu kali pengantaran. Namun jikaa tidak memungkinkan, maka gunakanlah mobil lain dengan ukuran muatan yang sesuai dengan sisa barang. Hindari memaksakan pengiriman melebihi muatan truk karena dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros dan juga berpotensi merusak komponen truk.

Untuk semakin memaksimalkan efektivitas dan efisiensi penggunaan bahan bakar, Anda juga bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satunya yaitu RUNNER Telematics dari KTB FUSO yang sudah diaplikasikan pada semua truk Colt Diesel maupun Mitsubishi Fighter sejak tahun 2018.

Aplikasi berbasis global positioning system (GPS) tersebut mampu mengawasi kendaraan komersial secara real-time; termasuk pengawasan kecepatan, rute, cara mengemudi, hingga bahan bakar dalam tangki. Simak lebih lanjut bagaimana cara memasang gps di mobil truk dengan artikel ini. Melalui beberapa cara di atas, perawatan kendaraan secara berkala,  serta pemanfaatan teknologi seperti RUNNER Telematics, maka Anda tidak perlu lagi khawatir dengan pembengkakkan biaya transportasi akibat konsumsi bahan bakar yang boros.

Kemenhub Targetkan Masalah Truk ODOL Selesai Tahun 2023

Apa itu truk ODOL ?

Truk ODOL adalah singkatan dari “Over Dimensi Over Load”, yaitu truk yang melanggar batas ketentuan dimensi (ukuran) dan muatan (berat) yang diizinkan menurut peraturan lalu lintas di Indonesia.


Truk terguling di jalan raya, truk kesulitan untuk menanjak, hingga truk mengalami kecelakaan lalu lintas akibat kelebihan muatan seringkali kita dengar-dengar akhir ini. Bahkan, satu bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 6 Mei 2021, terjadi kasus truk terguling di Jalan Tol Jakarta – Merak karena muatan yang dibawanya terlalu berat.

Ahmad Wildan, selaku Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang dikutip dari otomotif.kompas.com menyebutkan jika truk yang kelebihan muatan tersebut masuk dalam kategori Over Dimension Over Loading (ODOL) atau lebih dikenal dengan istilah Truk ODOL.

 Tentu saja, Truk ODOL sangat berisiko menyebabkan kecelakaan bahkan bisa mengakibatkan tabrak depan belakang apabila truk masuk ke jalan tol. Tak hanya itu, truk juga berisiko mengalami rem blong di jalanan menurun, tidak kuat melewati jalanan yang menanjak, mengalami brakefading lebih tinggi, hingga truk bisa oleng saat berbelok.

Untuk itu, demi mengurangi Truk ODOL dan mewujudkan Zero ODOL Nasional Tahun 2023, Kemenhub bekerja sama dengan Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, hingga Asosiasi Pengusaha terus melakukan kegiatan penertiban atas pelanggaran Truk ODOL.  

Kerja sama ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya pelanggaran dimensi serta muatan truk di jalan raya yang menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga kerusakan jalan yang dapat mengganggu kendaraan lain. Tercatat, kerusakan infrastruktur akibat pelanggaran yang dilakukan Truk ODOL ini sudah mencapai Rp43 triliun. (source: antaranews.com)

Kemenhub juga menggelar webinar internasional yang membahas topik “Benchmarking On The Regulation Anda Policy On Overdimension And Overloading Trucking Against Other Countries”. Kegiatan ini diadakan untuk memberikan pemahaman dalam mengatur pengoperasian kendaraan angkutan barang di jalan raya sehingga dapat mengikuti kebijakan standar keselamatan dan keamanan. 

Dalam kegiatan tersebut Duane Pearce, selaku Departemen Transportasi Maryland, Amerika Serikat pun memaparkan beberapa aturan-aturan terkait kendaraan angkutan barang di Maryland. Aturan tersebut seperti lebar maksimum kendaraan angkutan barang yang boleh melintas adalah sekitar 102 inch, tinggi 13 kaki 6 inch, dan bobot maksimal 20.000 hingga 22.400 pon untuk kendaraan sumbu tunggal. Sementara, untuk sumbu dua sekitar 34.000 pon, dan traktor serta trailer sumbu 5 sekitar 80.000 pon.

Jika melanggarnya, maka akan dikenai sanksi 1 sen dollar Amerika per 1 pon dengan kelebihan muatan 1.000 pon, 5 sen untuk kelebihan 1.000-5.0001 pon, 12 sen untuk kelebihan 5.000-10.001 pon, hingga 20 sen untuk 10.000-20.001, sampai seterusnya. 

Kendaraan angkutan barang yang melintas di jalan utama juga harus melewati jembatan timbang. Jika ada pengemudi yang menolak, maka polisi berhak untuk menahan kendaraan tersebut. Dan apabila selama 90 hari tidak membayar denda, pengadilan memiliki hak untuk melakukan pelelangan kendaraan.  

Mungkin, aturan seperti ini juga bisa diterapkan di Indonesia agar permasalahan Truk ODOL tuntas pada tahun 2023 mendatang. Namun, Kemenhub dan pemerintah tidak mau terburu-buru dalam menuntaskan permasalahan tersebut. Alasannya, untuk menghindari dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan, terutama pada masa pandemi seperti sekarang.

Mengenal Differential Lock, Jenis dan Fungsinya

Differential merupakan bagian komponen dari axle pada kendaraan yang berfungsi untuk mengatur putaran antar sumbu roda berada dalam jumlah berbeda sesuai dengan kebutuhan. Sistem kerjanya yaitu dengan mengirimkan tenaga lebih besar pada bagian roda yang paling mudah diputar atau membutuhkan putaran lebih banyak. Dalam kondisi jalanan lurus dan halus, differential tidak akan berfungsi. Namun, akan berfungsi secara otomatis dalam kondisi tertentu, yaitu saat:

  1. Melewati jalan berlubang
  2. Mengalami selip ban
  3. Melakukan manuver
  4. Melewati jalan tidak rata

Meskipun memiliki fungsi yang penting dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara, tetapi ada saatnya differential tidak dibutuhkan. Itulah sebabnya, beberapa kendaraan dilengkapi dengan fasilitas differential lock.

Berikut penjelasan lengkap mengenai fitur tersebut dalam bentuk infografik.

Tidak Mengganti Oil Filter Saat Ganti Oli? Amankah?

Melakukan ganti oli pada kendaraan merupakan salah satu perawatan yang umum dilakukan oleh para pemiliknya. Apalagi ketika hendak menempuh perjalanan jauh atau medan yang cukup berat. Apapun jenis kendaraannya, pasti akan melakukan ganti oli terlebih dahulu agar perjalanan dapat lancar tanpa kendala, termasuk juga kendaraan niaga seperti truk.

Namun, bagaimana dengan oil filter atau saringan oli? Haruskah komponen ini ikut diganti setiap kali Anda melakukan ganti oli kendaraan?

Ya, Anda sangat disarankan untuk mengganti oil filter setiap kali melakukan ganti oli. Dan berikut ini adalah beberapa alasan yang mendasarinya:

  • Memaksimalkan penyaringan

Tanpa mengganti oil filter, artinya masih ada sisa kontaminan dari oli sebelumnya pada filter. Akibatnya bisa terjadi penyumbatan di area ini sehingga aliran oli menjadi kurang lancar. Selain itu, kontaminan sisa ini justru bisa semakin mengotori oli baru kendaraan Anda. Bahkan bisa ikut mengalir masuk ke area mesin karena fungsi penyaringan yang tidak lagi sempurna.

  • Mengurangi biaya

Tidak lancarnya aliran oli ke area mesin maupun terkontaminasinya oli yang masuk ke area mesin sama-sama membahayakan komponen mesin kendaraan. Fungsi oli sebagai pelumas mesin untuk mengurangi gesekan dan penstabil suhu akan terganggu. Kendaraan akan berisiko mengalami overheat dan komponen yang saling bergesekkan juga menjadi lebih cepat aus. Jika sudah begini, maka biaya perbaikan yang harus Anda keluarkan bisa lebih besar dibanding mengganti oil filter bersamaan dengan ganti oli.

  • Mencegah lupa

Mengganti oil filter di waktu yang berbeda dengan ganti oli artinya Anda harus mengingat kapan waktu terakhir mengganti komponen tersebut dan kapan jadwal penggantian berikutnya? Namun untuk kendaraan niaga yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, mengingat hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Dampaknya jadwal mengganti oil filter berisiko terlewat sehingga komponen ini tidak lagi bekerja maksimal untuk menyaring oli.

Mengenai periode waktu penggantian oli dan juga oil filter tergantung pada jenis oli dan kualitas oil filter yang Anda gunakan, serta kondisi saat berkendara. Untuk kendaraan yang sering menempuh medan berat seperti kemacetan tinggi, jalanan menanjak, dan sejenisnya, interval waktu penggantiannya mungkin lebih cepat. Selain itu, ketika indikator check engine mobil Anda menyala, maka sebaiknya Anda waspada karena mungkin saja menandakan oil filter sudah waktunya diganti.

Untuk keamanan dan kenyamanan dalam berkendara, ada baiknya Anda selalu melakukan perbaikan dan perawatan di bengkel resmi kendaraan Anda. Sebab, teknisi yang menangani kendaraan Anda pasti sudah terlatih dengan kondisi dan beragam teknologi yang digunakan pada kendaraan Anda. Termasuk juga untuk pemilihan oli serta komponen kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, kendaraan Anda selalu berada dalam performa maksimal dan siap digunakan kapan saja.

Bagi Anda yang memiliki kendaraan niaga dari Mitsubishi, tidak perlu bingung mencari lokasi bengkel resmi untuk melakukan perawatan kendaraan. Anda bisa langsung mengunjungi http://www.ktbfuso.co.id/dealer untuk mencari lokasi yang terdekat dengan Anda.

Colt Diesel Raih “Best Light Duty Truck” Otomotif Award 2021

Salah satu produk Mitsubishi Fuso, yaitu Colt Diesel atau yang lebih dikenal dengan “Truk Kepala Kuning” terus mempertahankan eksistensinya. Tahun ini Mitsubishi Colt Diesel berhasil meraih penghargaan Otomotif Award 2021 sebagai “Best Light Duty Truck”.

Kualitas Colt Diesel tidak perlu diragukan lagi, bahkan produk ini pernah menyabet penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prestasinya mencetak rekor penjualan truk terbanyak di Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Keberhasilan Colt Diesel mempertahankan posisi truk No.1 di Indonesia merupakan kombinasi atas strategi promosi yang tepat sasaran, serta kualitas kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dan berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimilikinya:

  • Mesinnya yang tangguh dan juga mampu bekerja secara optimal menghadapi berbagai jenis medan.
  • Perawatannya mudah dengan biaya terjangkau, termasuk juga harga spare part yang digunakan.
  • Colt Diesel memiliki sasis yang cukup panjang serta kuat dan dapat menyesuaikan karoseri dengan kebutuhan bisnis pelanggan

Berbagai kelebihan yang dimiliki Colt Diesel sudah terbukti selama lima dekade, mampu membantu para pengusaha untuk semakin memajukan usahanya.

Apa Anda tertarik merasakan keuntungan menggunakan Mitsubishi Colt Diesel untuk mendukung kemajuan bisnis Anda? Jika iya, segera kunjungi situs resmi KTB FUSO untuk memilih kendaraan niaga paling tepat untuk Anda.

Terapkan Defensive Driving untuk Keselamatan Mengendarai Truk

Berkendara di jalan raya tentu punya tingkat risiko tersendiri. Sebab, pengemudi bukan hanya perlu fokus mengendalikan laju dan keseimbangan kendaraannya, namun juga mengontrol manuver dari pengendara lain; yang mungkin saja ugal-ugalan atau tidak tertib. Untuk itu, memahami, menguasai, dan menerapkan teknik mengemudi defensif atau defensive driving penting buat seorang pengemudi truk.

Definisi Defensive Driving

National Safety Council Amerika menyebut defensive driving sebagai cara mengemudi untuk menyelamatkan nyawa, waktu, dan uang; terlepas dari kondisi di sekitar pengemudi juga pengendara lain. Pasalnya, praktik strategi mengemudi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko dan membantu menghindari kecelakaan, seperti dengan memprediksi bahaya di jalan.

Tak ayal, implementasi strategi mengemudi ini bukan sekadar penguasaan aturan jalan raya dan mekanisme dasar mengemudi. Namun, pengendara juga harus bisa mengurangi risiko mengemudi dengan tahu cara antisipasi situasi serta ambil keputusan aman dan tepat bila bahaya muncul. 

Cara Menerapkan Defensive Driving

Mengatur jarak aman dengan kendaraan di muka

Teknik mengemudi defensif memiliki dua prinsip utama, yakni mengantisipasi sekaligus mempersiapkan taktik dari manuver yang mungkin dilakukan pengendara lain, serta memahami bahwa perubahan kondisi jalan akan memengaruhi manuver kendaraan sendiri. Oleh sebab itu, mengatur jarak aman dengan kendaraan di muka harus dilakukan pengemudi truk setiap waktu.

Untuk mengatur jarak aman dengan kendaraan di muka, pengemudi truk dapat menerapkan aturan 3 detik (atau three second distance rule). Aturan ini berarti truk harus punya minimal jarak 3 detik dengan kendaraan di hadapannya ketika melewati sebuah objek tak bergerak. Sehingga, andai kendaraan di depan truk baru saja melewati sebuah plang kilometer di jalan tol, truk yang dikendarai baru boleh melewati plang tersebut 3 detik setelahnya.

Mengurangi kecepatan jika situasi jalan berubah

Seperti yang sudah disinggung di atas, salah satu poin penting dari defensive driving adalah kemampuan pengendara untuk memprediksi bahaya di jalan. Pada dasarnya, skill ini akan tumbuh dari pelatihan berkendara dan terasah seiring dengan pengalaman mengemudi di jalan. Nah, mengurangi kecepatan jika situasi jalan berubah merupakan satu cara memprediksi bahaya di jalan.

Pasalnya, ketika situasi jalan berubah, seperti jalanan menjadi licin saat hujan turun; hewan yang berlari ke jalan raya; jarak pandang memendek karena cuaca buruk, risiko bahaya kecelakaan akan meningkat. Jadi, menurunkan kecepatan pada kondisi-kondisi seperti ini dapat membuat pengemudi punya waktu tambahan untuk memperhitungkan bahaya yang muncul lalu menghindarinya.

Menjaga fokus dan emosi setiap waktu

Truk-truk komersial umumnya dikendarai untuk jarak jauh. Tak mengherankan bila pengemudi mungkin merasa jenuh hingga kehilangan fokus ketika melewati jalanan yang monoton. Bila sampai begini, tentu risiko kecelakaan dapat terjadi. Maka dari itu, pengemudi truk bisa sesekali melihat manuver pengemudi truk lain untuk mempertahankan fokus berkendara.

Selain itu, pengemudi dapat juga berhenti untuk beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan agar fokus berkendara kembali terkumpul dan kestabilan emosi tetap terjaga. Mengingat defensive driving bukan cuma soal penguasaan cara berkendara, mengatur emosi juga menjadi salah satu terapannya. Sebab, emosi ekstrem atau tidak stabil dapat mengurangi konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.

Walau terkesan sederhana dan mudah dilakukan, belum semua pengemudi truk benar-benar menerapkannya. Oleh sebab itu, pemilik bisnis dapat memberikan pelatihan strategi berkendara ini pada semua pengemudi truknya demi keselamatan pengendara dan kelancaran usaha. 

Kenali Penyebab Bead Burn pada Ban Truk

Salah satu kerusakan pada truk ban yang seringkali dialami saat berkendara adalah bead burn. Bead burn sendiri merupakan kondisi di mana ban truk rusak akibat bagian bead terbakar dan karet bead gosong. 

Mengutip laman truckmagz.com, bead burn terjadi karena truk melewati jalanan yang menanjak, menurun, hingga berkelok-kelok. Bukan hanya itu, ada juga penyebab lain yang dapat mengakibatkan bead burn tersebut, yakni:

  • Panas yang berlebihan (overheat)

Terjadinya bead burn pada ban truk disebabkan karena bead ban terbakar akibat pemanasan yang berlebihan (overheat) dari tromol rem lalu menjalar ke bagian pelek (velg) ban. Tromol rem sendiri merupakan salah satu komponen pada ban truk yang berbentuk mangkuk dan berfungsi sebagai media gesekan. 

Jika temperatur pada tromol rem ini meningkat, maka akan sangat rentan menyebabkan bead burn. Terlebih, jika pengoperasian ban truk yang terlalu lama tanpa istirahat. 

  • Sistem pengereman bermasalah

Penyebab lain yang mengakibatkan bead burn adalah karena sistem pengereman pada truk bermasalah. Di mana, sistem pengereman tersebut mengalami gancet sehingga kampas rem menjadi tersangkut dan menempel pada bagian tromol rem. 

Pada saat truk direm, maka kampas rem yang menempel tidak mau terlepas dan terus mengatup pada komponen brake drum. Jika dibiarkan, maka berisiko menyebabkan terjadinya peningkatan suhu pada rem tromol sehingga mengakibatkan bead burn.

  • Pemakaian service brake yang terlalu sering

Kesalahan dalam menggunakan service brake atau lebih dikenal dengan rem kaki yang terlalu sering ketika melewati jalanan yang berkelok-kelok seperti di pegunungan, misalnya, maka dapat menyebabkan terjadinya bead burn pada ban truk. Yang mana, seharusnya harus dibantu dengan engine brake dan exhaust brake. 

Ketika menggunakannya, maka akan terjadi peningkatan suhu akibat kampas rem truk terus menerus bergesekan dengan brake drum. 

  • Posisi bead tidak terpasang sempurna

Mengutip otomotif.kompas.com, bead merupakan pondasi sebuah ban yang terdiri atas beberapa lembar kawat baja yang terbungkus dengan karet compound dan posisinya melingkar di velg ban (bead seat). Saat bead ini tidak terpasang sempurna pada velg ban, maka bisa menyebabkan terganggunya sistem pengereman pada ban yang bisa memicu terjadinya bead burn. 

Untuk itu, saat melakukan pemasangan ban, perhatikanlah posisi bead dengan baik agar nantinya tidak mengakibatkan bead burn. 

Itu dia beberapa penyebab terjadinya bead burn pada ban truk. Nah, supaya ban tidak lagi mengalami kejadian tersebut, ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan, seperti:

  • Rawat sistem pengereman truk secara berkala;
  • Pastikan bead terpasang sempurna pada velg ban;
  • Lakukan pendinginan rem dan istirahatkan truk;
  • Gunakan exhaust brake untuk membantu pengereman. 

Dengan melakukan pencegahan, maka bead burn pun bisa diatasi dengan baik. Semoga bermanfaat!

Mitsubishi FUSO Bantu Pelanggan Bangkit Pasca Gempa di Malang

Pada tanggal 10 April 2021 lalu, gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang kota Malang. Meskipun gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan sudah terjadi beberapa minggu lalu, tetapi banyak orang yang terkena dampaknya bahkan hingga saat ini. Berdasarkan data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), tercatat 2.848 rumah mengalami kerusakan. Rumah-rumah tersebut tersebar di 16 kabupaten di seluruh wilayah Jawa Timur.

Untuk membantu para pelanggan yang terdampak agar bangkit kembali, Mitsubishi Fuso meberikan promo khusus, yaitu:

  • Diskon 10% untuk jasa pekerjaan
  • Diskon 10% untuk spare parts
  • Gratis 5 liter oli untuk setiap unit kendaraan

Dari setiap diskon yang diberikan pada Sahabat FUSO, akan disalurkan juga donasi kepada korban gempa di Malang melalui lembaga resmi kemanusiaan yang berada di wilayah terjadinya gempa. Artinya, semakin banyak kendaraan yang mengikuti program ini maka akan semakin banyak juga korban gempa Malang yang dapat menerima bantuan.

Jika Sahabat FUSO tertarik untuk ikut partisipasi dalam program ini, maka bisa segera melakukan booking service melalui layanan Mitsubishi Service Booking maupun aplikasi Runner. Namun, program ini hanya berlaku untuk beberapa dealer resmi Mitsubishi Fuso saja, jadi jangan sampai salah memilih dealer, ya.

Untuk daftar dealer yang  dimaksud yaitu:

  1. PT. Sun Star Motor – Malang
  2. PT. Sun Star Motor – Kediri
  3. PT. Sun Star Motor – Lumajang
  4. PT. Sun Star Motor – Trenggalek
  5. PT. Sun Star Motor – Tulungagung

Selain itu, program ini juga hanya berlangsung selama periode April 2021 – Mei 2021. Jadi jika Sahabat FUSO berminat untuk berpartisipasi, segera daftarkan truk Anda dan temukan dealer Mitsubishi FUSO terdekat di wilayah Malang dan sekitarnya dengan mengunjungi www.ktbfuso.co.id/dealer syarat dan ketentuan berlaku.

Mengenal Berbagai Jenis Ban Untuk Truk

Salah satu kelebihan truk adalah kemampuannya untuk digunakan dalam segala medan, bahkan berbagai medan berat yang sulit bagi mobil penumpang biasa. Misalnya seperti area pertambangan, area berlumpur, dan sebagainya. Namun, untuk mendukung performanya agar selalu maksimal, pemilihan ban truk harus sangat diperhatikan.

Kesalahan dalam pemilihan ban truk dapat menyebabkan timbulnya masalah dalam beberapa hal berikut:

  • Keselamatan berkendara
  • Kenyamanan berkendara
  • Kinerja truk

Agar hal tersebut tidak terjadi, kenali dan pahami penggunaan ban truk sesuai jenisnya dalam infografik berikut ini.

Tips Tangguh Berkendara Saat Bulan Puasa

Untuk Anda para pengemudi truk yang tetap beraktivitas seperti biasa saat berpuasa, tentu memerlukan persiapan matang agar tetap fit. Pasalnya, saat berpuasa, Anda akan berhadapan dengan kondisi jalan dan cuaca yang kurang bersahabat sehingga akan membuat tubuh cepat lelah. Belum lagi dengan teriknya panas matahari selama di jalan yang membuat Anda kehilangan cairan.

Nah, agar ibadah puasa dan pekerjaan Anda tetap berjalan lancar tanpa hambatan, simak tips tangguh berkendara saat bulan puasa versi KTB FUSO:

  • Penuhi nutrisi tubuh saat sahur.

Pastikan menu sahur Anda sudah memenuhi kadar gizi yang dibutuhkan tubuh saat berpuasa dan cukup untuk beraktivitas seharian. Disarankan untuk mengonsumsi nasi, lauk-pauk yang kaya protein (tempe, tahu, telur, ayam, ikan), dan juga sayur-mayur yang kaya serat serta vitamin. Melansir dari Klik Dokter, protein merupakan nutrisi wajib yang berfungsi untuk menggantikan sel tubuh yang rusak. Dengan pergantian atau regenerasi sel ini, kinerja seluruh tubuh akan tetap terjaga optimal, meski saat berpuasa. Jangan lupa juga untuk menghidrasi tubuh dengan minum air putih 4-6 gelas saat sahur, ya.

  • Jaga kecepatan berkendara.

Selama berada di jalan, pusatkan konsentrasi Anda pada sekitar dan selalu jaga jarak aman serta kecepatan berkendara. Ingatlah bahwa disiplin dalam berkendara tak hanya menyelamatkan nyawa Anda saja, tetapi juga orang lain. Jika memungkinkan, hindari untuk meningkatkan kecepatan berkendara meskipun jalan sedang lengang. Seringkali, jalan tol yang kosong membuat pengendara mengabaikan batas kecepatan kendaraan yang diperbolehkan. Alhasil kondisi ini seringkali menimbulkan kecelakaan yang berpotensi merenggut korban jiwa. Untuk itu, jaga selalu kecepatan berkendara Anda saat berada di jalan, ya.

  • Tidur cukup.

Sehari sebelum menempuh perjalanan, usahakan untuk mengistirahatkan tubuh dengan tidur yang cukup. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih konsentrasi dan juga fokus saat mengemudi. Bulan puasa memang seringkali membuat waktu tidur Anda berkurang karena sahur dan melakukan ibadah lainnya, namun pastikan tubuh tetap fit dengan istirahat yang cukup. 

  • Tepikan kendaraan saat mengantuk.

Masih terkait dengan poin di atas, jika Anda sudah merasa mengantuk atau lelah, segera pinggirkan kendaraan di rest area atau tempat yang aman untuk beristirahat. Jangan paksakan untuk berkendara karena justru bisa membahayakan. Luangkan waktu sekitar 30 menit-1 jam untuk beristirahat terlebih dahulu, ya.

Itu dia beberapa tips tangguh berkendara yang bisa Anda terapkan selama berpuasa. Terakhir, jangan lupa untuk memilih posisi nyaman saat berkendara, ya. Mitsubishi Fighter dilengkapi air suspension yang bisa meningkatkan kenyamanan pengemudi sepanjang perjalanan. Dengan demikian, Anda bisa nyaman duduk di balik kemudi meski tengah berpuasa sekalipun. Semoga bermanfaat!