MITSUBISHI FUSO authorized distributor
Beranda Produk Dealer Hubungi Lainnya

Tips Perawatan Mesin Diesel Sistem Common Rail pada Truk

Untuk dapat selalu berfungsi dengan sempurna, apapun jenis mesinnya dan bagaimanapun sistem kerjanya, tentu harus dilakukan perawatan secara rutin. Begitu pula dengan mesin diesel yang sudah menggunakan sistem common rail seperti Mitsubishi Fighter.

Common rail merupakan komponen pada mesin diesel yang berperan penting dalam direct injection system pada mesin diesel. Kendaraan diesel yang sudah menggunakan teknologi ini memiliki berbagai keuntungan, diantaranya:

  • Suara mesin lebih halus
  • Lebih hemat bahan bakar
  • Emisi lebih bersih

Namun, agar sistem ini dapat terus bekerja secara sempurna tanpa masalah, tentulah dibutuhkan perawatan yang tepat. Berikut ini adalah beberapa perawatan yang harus dilakukan pada mesin diesel dengan common rail:

Ganti saringan bahan bakar secara rutin

Common rail sangat sensitif terhadap kontaminan yang ada pada bahan bakar. Meskipun Anda sudah menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang seharusnya, tetapi jika filter atau saringan bahan bakar tidak diganti secara rutin, maka dapat menimbulkan masuknya kontaminan. Ganti pre filter setiap menempuh 40.000 km atau 24 bulan sekali, main filter 20.000 km atau 12 bulan sekali, dan additional filter setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Jangan lupa untuk membuang kandungan air pada filter bahan bakar setiap kali melakukan penggantian.

Ganti saringan udara secara rutin

Selain bahan bakar, masuknya kontaminan melalui aliran udara juga dapat berpotensi merusak sistem. Untuk mencegahnya, selalu bersihkan saringan udara ketika jarak tempuh mencapai 10.000 km atau setelah 6 bulan. Namun ganti saringan udara dengan yang baru jika jarak tempuh sudah 40.000 km atau 24 bulan untuk area normal. Sementara untuk area berdebu, ganti saringan udara setiap 20.000 km atau 12 bulan sekali. Anda bisa membersihkan saringan lebih awal dari waktu yang ditentukan jika indikator saringan udara menyala karena menandakan komponen ini perlu dibersihkan.

Pilih oli yang tepat

Selain tingkat kekentalan, jenis oli yang digunakan juga sangat penting untuk diperhatikan oleh pengguna mesin diesel dengan sistem common rail. Pastikan Anda selalu menggunakan oli khusus untuk common rail. Oli tersebut dirancang khusus untuk mendukung sistem kerja common rail sehingga akan membuatnya lebih awet. Untuk Anda pengguna Mitsubishi Fighter, disarankan untuk menggunakan MFGO DH-1.

Kualitas Bahan Bakar

Bahan bakar dengan kualitas lebih rendah rendah memang lebih murah sehingga dapat mengurangi biaya transportasi dalam jangka pendek. Namun, bahan bakar tersebut bisa menimbulkan endapan dan juga mengandung sulfur yang cukup tinggi sehingga dapat mengganggu sistem kerja common rail. Pastikan untuk selalu menggunakan bahan bakar dengan kadar cetane yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Pengecekan rutin

Jangan tunggu kendaraan menunjukkan adanya masalah baru Anda melakukan pengecekan. Ketika kendaraan diesel dengan common rail mengalami masalah, maka proses perbaikannya tidak sesederhana mesin diesel konvensional. Sebab sistem kerja pada common rail sudah terkomputerisasi sehingga satu saja kerusakan mungkin berdampak pada bagian lainnya.

Sangat disarankan bagi Anda pemilik kendaraan diesel dengan sistem common rail untuk selalu melakukan pengecekan dan perbaikan rutin di bengkel resmi. Dengan begitu sistem ini akan selalu bekerja secara maksimal dan ketika ditemukan adanya masalah, dapat segera tertangani secara cepat dan tepat oleh ahlinya. Pastikan juga untuk selalu menggunakan komponen original setiap kali melakukan penggantian komponen.

Proyeksi Pasar, Target & Fokus Mitsubishi Fuso Tahun 2021

Pada 30 Maret 2021 lalu dalam media gathering yang digelarnya, PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menyampaikan target pasarnya di tahun 2021. Target yang ingin dicapai tahun ini didasarkan pada prediksi permintaan pasar tahun 2021 ini yang masih dipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Selain itu, adanya perubahan perilaku konsumen yang beralih ke media digital untuk memenuhi kebutuhannya, serta regulasi Euro IV yang mulai diberlakukan juga menjadi dasar dari penentuan target serta strategi untuk mencapainya.

Detail mengenai target KTB dan strateginya dapat dilihat pada infografik berikut.

Jual Truk Mitsubishi Fuso Sekarang Bisa Melalui Runner Telematics

Punya truk bekas yang ingin dijual? Sekarang jual truk bekas jadi lebih mudah melalui layanan Runner Telematics Mitsubishi Fuso.                            

Dapatkan Cashback atau Shopping E-Voucher 

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors selaku distributor resmi produk Mitsubishi Fuso di Indonesia (“KTB”) memiliki layanan Runner sebagai solusi atas sistem telematik pada kendaraan Anda yang memiliki banyak manfaat untuk mendukung aktivitas bisnis Anda. Sebagai bentuk komitmen KTB untuk meningkatkan layanan kami kepada Anda, saat ini Runner telah terintegrasi dengan sistem Caroline.id dalam rangka memberikan solusi dan kemudahan bagi Anda untuk menjual armada/truk Mitsubishi Fuso milik Anda (“Layanan”).

Sementara ini, Layanan hanya berlaku khusus untuk konsumen dengan domisili Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi (JABODETABEK).

Berikut adalah cara mudah untuk menggunakan Layanan bekas:

1. Pastikan Runner Anda sudah diaktivasi terlebih dahulu.

2. Login ke website Runner: https://runner.ktbfuso.co.id/ atau download aplikasi “Runner“ di Google Play Store.

3. Klik submenu “Used Car” pada homepage Runner.

4. Klik submenu “Sell” untuk mulai menjual truk Anda.

5. Pilih unit truk yang akan dijual pada kolom “Vehicle”. 

Jika truk yang akan dijual belum terdaftar di Runner, maka truk tersebut harus didaftarkan terlebih dahulu.

6. Masukkan data truk yang ingin dijual.

7. Klik “Check” untuk menampilkan perkiraan harga beli truk Anda.

a. Melalui sistem integrasi dengan Caroline.id, Anda dapat mengetahui perkiraan harga beli truk Anda berdasarkan harga pasaran terkini untuk jenis truk Anda.

b. Namun apabila perkiraan harga belum bisa ditampilkan oleh sistem, maka Anda akan memperoleh informasi perkiraan harga beli truk melalui WA atau email berdasarkan data dari Caroline.id.

8. Jika Anda setuju dengan perkiraan harga beli truk yang ditawarkan, maka Anda dapat membuat jadwal untuk melakukan pengecekan fisik dan dokumen truk dengan memasukkan tanggal, waktu, dan lokasi serta identitas Contact Person (nama, e-mail, dan nomor HP).

9. Klik “Set Schedule” untuk konfirmasi jadwal pengecekan fisik dan dokumentasi truk.

10. Selanjutnya Anda akan dihubungi untuk mengkonfirmasi jadwal tersebut.

11. Syarat dan ketentuan lebih lanjut mengenai pembelian truk Anda akan merujuk pada kebijakan yang berlaku di Caroline.id. 

Jika Anda berhasil menjual truk Anda dengan menggunakan dukungan Layanan di atas, maka Anda berhak mendapatkan Cashback senilai Rp2.000.000/unit yang bisa Anda gunakan saat membeli truk Mitsubishi Fuso baru atau Anda bisa mendapatkan Shopping E-Voucher senilai Rp500.000/unit*.

*Syarat dan ketentuan berlaku.

Sebagai salah satu produsen truk terbesar di Indonesia, Mitsubishi Fuso akan terus meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan Anda dengan beragam inovasi untuk mendukung bisnis Anda. 

Silakan klik link ini untuk login melalui website: https://runner.ktbfuso.co.id/

Atau silakan download aplikasi “Runner” di Google Play Store.

Berikut ini langkah untuk mendapatkan Cashback atau Shopping E-Voucher setelah menjual Truk Anda melalui dukungan layanan di atas:

Jual Truk Mitsubishi Fuso Sekarang Bisa Melalui Runner Telematics

Pekerjaan Menumpuk? Coba Selesaikan dengan Pomodoro Technique

Digitalisasi memang membawa banyak manfaat untuk berbagai kalangan; termasuk para pekerja kantoran. Meski begitu, era digital tak jarang menimbulkan ‘masalah’ baru untuk mereka—ataupun Anda. Pasalnya, gangguan-gangguan kecil seperti bunyi notifikasi di ponsel, berselancar di internet, bercakap-cakap dengan teman sekantor, update dari media sosial, sampai jeda merokok atau makan camilan sering kali membuat satu-dua pekerjaan tak selesai dalam sehari. 

Akibatnya, pekerjaan harus dialihkan ke esok hari. Jika kebiasaan ini terjadi terus-menerus, tentu pekerjaan akan menumpuk dan mengganggu produktivitas kerja Anda. Oleh sebab itu, agar tak lagi berakhir pada situasi yang sama, coba selesaikan dengan Pomodoro Technique, yuk!

Apa Itu Pomodoro Technique?

Pomodoro Technique merupakan metode manajemen waktu yang membagi jam kerja seseorang dalam pola-pola kecil. Pola tersebut terdiri dari 25 menit bekerja dan 5 menit beristirahat. Ketika 4 putaran interval Pomodoro berlalu, Anda bisa beristirahat lebih lama, yaitu 15 hingga 20 menit.

Konsep yang diambil dari pomodoro—atau “tomat” dalam bahasa Italia—ini diciptakan oleh Francesco Cirillo, seorang mahasiswa di akhir 1980-an, ketika ia kesulitan berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Kala itu, dia punya sebuah alat pengatur waktu berbentuk tomat, yang ia jadikan timer untuk membagi waktu fokus menyelesaikan tugas dan beristirahat. Alhasil, metode ini dinamakan sebagai Pomodoro Technique.

Manfaat Pomodoro Technique

Menurut laman The Muse, metode ini efektif membantu Anda menyelesaikan pekerjaan harian karena adanya perasaan mendesak di antara jeda istirahat. Alih-alih merasa punya waktu 8 jam sehari untuk bekerja, Anda akan sadar bahwa waktu yang Anda miliki untuk menyelesaikan pekerjaan ‘hanya’ 25 menit. Di akhir hari, pekerjaan pun dapat terselesaikan semuanya.

Untuk itu, teknik ini cocok buat Anda yang sering terdistraksi hal-hal kecil; seperti notifikasi dari smartphone atau obrolan dengan teman kantor, terlalu fokus mengerjakan satu hal namun sering stuck, ataupun Anda yang multitasker—mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang sama.

Lalu, bagaimana cara mengaplikasikan Pomodoro Technique?

Cara Menerapkan Pomodoro Technique

Dikutip dari laman Todoist, ritme metode ini dapat dibagi dalam beberapa tahap seperti berikut:

  1. Susun tugas harian. Mengingat waktu yang Anda miliki hanya sedikit, di pagi hari—lebih baik lagi jika di malam hari sebelumnya—Anda perlu membuat susunan tugas harian Anda. Kemudian, perkirakan juga berapa banyak Pomodoro yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas.
  2. Atur timer 25 menit, fokus kerjakan satu pekerjaan. Setelah itu, mulailah mengerjakan tugas Anda sesuai susunan yang sudah Anda buat. Pertama-tama mungkin Anda akan kesulitan untuk patuh pada pola 25 menit dan 5 menit ini. Sebab, Anda bisa saja memiliki perasaan menggantung ketika tugas itu belum usai. Namun, usahakan buat tetap mengikuti polanya, ya.
  3. Dua puluh lima menit berlalu, ambil istirahat 5 menit. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mematuhi timer adalah kunci awal keberhasilan metode ini. Maka dari itu, saat waktu istirahat tiba, hentikan pekerjaan Anda dan mulai lagi ketika waktu istirahat habis.
  4. Ulangi hingga 4 kali untuk jeda lebih. Ketika pola 25-5 sudah berlalu sampai 4 kali, Anda berkesempatan untuk punya waktu istirahat yang lebih lama. Nah, waktu inilah yang bisa Anda gunakan untuk mengecek ponsel, mengobrol dengan teman kantor, ataupun mengunyah camilan.

Sejumlah orang yang sudah menerapkan teknik ini berkata Pomodoro Technique berhasil membantu mereka menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam sehari. Tak hanya itu, metode “tomat” ini juga bisa membuat mereka melawan distraksi kecil, memanfaatkan waktu lebih baik, dan tentunya meningkatkan produktivitas kerja.

Anda tertarik untuk mencoba metode ini?

Sektor Logistik Tetap Beroperasi, Begini Aturan Larangan Mudik 2021

Mengutip kompas.com, pemerintah secara resmi melarang mudik Lebaran Idul Fitri dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan COVID-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H. 

Kebijakan tersebut diperketat dengan dikeluarkannya Addendum atas Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021, yang mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDB) dua pekan (H-14) sebelum dan sepekan (H+7) setelah masa peniadaan mudik Lebaran Idul Fitri, yakni mulai dari tanggal 22 April – 5 Mei 2021 & 18 Mei – 24 Mei 2021. 

Pada masa larangan tersebut semua moda transportasi baik darat, laut, udara, dan perkeretapian dilarang beroperasi. Larangan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. 

Beberapa angkutan yang dilarang di antaranya:

  • Kendaraan bermotor perseorangan & jenis mobil penumpang, misalnya mobil bus;
  • Kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus serta mobil penumpang;
  • Kendaraan bermotor serta kapal angkutan danau, sungai, hingga penyebarang. 

Meski ada larangan, namun ada beberapa kendaraan yang diperbolehkan untuk melintas, seperti: 

  • Angkutan barang dan logistik (masih tetap beroperasi seperti biasa);
  • Kendaraan dinas operasional atau berplat dinas, TNI, Polri, hingga kendaraan dinas operasional petugas jalan tol;
  • Kendaraan mobil jenazah, ambulans, pemadam kebakaran, dan mobil barang yang tidak membawa penumpang;
  • Kendaraan yang digunakan untuk pelayanan kesehatan setempat seperti untuk ibu hamil dan anggota keluarga inti yang mendampingi;
  • Kendaraan yang mengangkut warga negara Indonesia dan mahasiswa pelajar di luar negeri; pekerja migran Indonesia, hingga pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai ke daerah asalnya sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. 

Di samping itu, pemerintah juga memperbolehkan moda transportasi ataupun kendaraan bermotor melakukan pergerakan di wilayah aglomerasi, yakni:

  • Pulau Sumatra (Medan, Binjai, Deli, Serdang, Karo);
  • Pulau Jawa (Jabodetabek; Bandung Raya; Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi; Yogya Raya dan Solo Raya; Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan);
  • Pulau Sulawesi (Makassar, Sungguminasa, Takalar, Maros).

Nah, bagi pebisnis yang tetap beroperasi selama bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, tetap semangat dan patuhi protokol kesehatan. Bagi para sopir truk, tetap jaga kesehatan dan keselamatan dengan mencukupi waktu tidur, perbanyak minum air putih, segera menepi jika sudah merasa mengantuk dan lelah, hingga atur posisi duduk yang nyaman saat berkendara. 

Common Rail VS Mesin Diesel Konvensional

Sejak tahun 2018 yang lalu, Indonesia sudah mulai menerapkan Standar Emisi Euro IV sesuai dengan Peraturan Menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O. Sementara untuk mesin diesel, penerapan Standar Euro IV  rencananya akan segera diberlakukan di tahun 2022, sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020.

Salah satu syarat mutlak penerapan Euro IV bagi kendaraan bermesin diesel adalah teknologi Common Rail. Apa saja perbedaannya dengan mesin diesel konvensional? Mari kita simak penjelasannya.

Common Rail

  • Terdapat Komponen Rail: Berfungsi untuk menyimpan bahan bakar agar berada pada tekanan tinggi yang konstan. 
  • Sistem Komputerisasi: Semua aktifitas pada engine dikontrol oleh Electronic Control Unit (ECU) dari masukan sensor – sensor yang ada. 
  • Penyemprotan Bahan Bakar: Pada mesin common rail system penyemprotan menghasilkan partikel pengabutan yang kecil sehingga hasil pembakaran akan lebih sempurna. 
  • Tekanan Bahan Bakar Tinggi dan Stabil: Menghasilkan getaran yang lebih halus pada mesin. 
  • Pengecekan Trouble Kendaraan: Beberapa pengecekan trouble pada kendaraan dapat menggunakan komputerisasi dan peringatan engine check lamp pada meter cluster.

Mesin Diesel Konvensional

  • Sistem Kerja Mekanikal: Proses kontrol kendaraan seperti pedal gas, pompa injeksi, penyemprotan bahan bakar menggunakan prinsip mekanikal. 
  • Pengecekan Trouble: Pengecekan seluruh trouble kendaraan dengan cara percobaan trial and error.
  • Tidak Terlalu Sensitif Pada Bahan Bakar: Mesin diesel konvensional pada lubang injector memiliki ukuran yang lebih besar sehingga jarang terjadi penyumbatan seperti common rail.

5 Cara Mengembangkan Bisnis Anda

Diversifikasi atau penganekaragaman adalah salah satu kiat untuk memperluas bisnis Anda. Dengan mengambil keputusan ini, bisnis Anda berpotensi untuk mendapatkan konsumen dari kelompok pasar yang berbeda. Alhasil, dominasi pasar usaha Anda kian melebar. Selain diversifikasi produk, berikut adalah 5 cara lain untuk mengembangkan bisnis Anda:

1.Strategi saluran penjualan

Saluran penjualan atau sales funnel adalah setiap langkah yang diambil seseorang untuk menjadi pelanggan Anda. Menurut situs The Daily Egg, sales funnel dapat membantu Anda menerapkan model rencana penjualan yang cocok untuk pengembangan bisnis Anda. Sebab, cara ini akan menggambarkan tahapan mana yang masih bisa dieskplor atau diubah penerapannya. Tahapan saluran penjualan terbagi menjadi 4, yakni:

i.Awareness: Tahap ketika calon konsumen mengenali produk Anda. Contoh aplikasinya adalah pemasangan iklan produk Anda di Facebook atau Instagram.

ii.Interest: Tahap ketika calon konsumen merasa tertarik pada produk yang perusahaan Anda tawarkan. Contoh aplikasinya adalah penawaran promo produk di laman Facebook, Instagram, maupun situs resmi bisnis Anda.

iii.Decision: Tahap ketika calon konsumen menimbang untuk membeli produk Anda. Contoh aplikasinya adalah pemberian konten-konten informatif seputar produk dan cara berbelanja produk Anda.

iv.Action: Tahap ketika konsumen membelanjakan produk Anda. Contoh aplikasinya adalah pemberian diskon khusus pada calon konsumen tertentu agar calon konsumen segera membelanjakan produk Anda.

2.Ciptakan program loyalitas pelanggan

Program loyalitas pelanggan seperti sistem poin atau hadiah dapat membantu bisnis Anda mempertahankan pelanggan. Hal ini penting, sebab, kemampuan Anda untuk mempertahankan pelanggan sebesar 5% saja dapat meningkatkan keuntungan bisnis hingga 95% (LoyaltyLion). 

Selain itu, riset yang dilakukan oleh LoyaltyLion juga menemukan bahwa 75% konsumen akan beralih pada merek kompetitor yang menawarkan program loyalitas yang lebih baik. Artinya, program seperti ini dapat menarik sekaligus memangkas biaya untuk menggaet konsumen baru hingga 3 kali lipat.

3.Bentuk kemitraan strategis

Laman Entrepreneur.com menyebut kemitraan strategis dengan perusahaan yang tepat dapat menciptakan dunia atau pasar yang benar-benar baru. Hal ini berarti bisnis Anda memiliki kemungkinan untuk menjangkau kelompok pelanggan baru lebih cepat.

Untuk membentuk kemitraan strategis, Anda perlu mencari perusahaan atau lini bisnis yang sekiranya dapat menunjang bisnis Anda. Salah satu contoh bentuk kemitraan strategis adalah KTB Fuso dengan Dipo Star Finance untuk mempermudah proses pembiayaan bagi pelanggan.

4.Manfaatkan platform global

Perkembangan teknologi informasi seperti internet dan platform global sangat membantu kehidupan manusia. Hal ini semakin dirasa oleh banyak pelaku usaha terutama di era pandemi sekarang ini; yang membatasi gerak dan ruang tatap muka langsung antara konsumen dan produsen. 

Anda bisa memanfaatkan berbagai platform yang sepadan dengan model bisnis atau jenis produk perusahaan Anda untuk memperluas jangkauan bisnis. Salah satu contoh bentuk kemitraan strategis adalah antara KTB Fuso dan Tokopedia, melalui peluncuran Mitsubishi Fuso Official Store di Tokopedia.

5.Apresiasi karyawan

Antusiasme karyawan juga punya andil dalam pengembangan bisnis Anda. Sebab, pertumbuhan bisnis dapat lekas terlaksana bila karyawan punya semangat dan kinerja yang bagus. Untuk itu, memberikan penghargaan pada karyawan lewat Appreciation Employee Day, misalnya, bisa jadi cara untuk memperluas skala bisnis Anda.

Di samping mengakui dan mengapresiasi kinerja karyawan lewat motivasi dan piagam penghargaan, Anda juga dapat melanjutkan program apresiasi karyawan dengan cara pembentukan lingkungan kerja yang positif lalu pemberian fasilitas yang dibutuhkan karyawan.

Demikian ulasan tentang 5 cara mengembangkan bisnis Anda. Mulailah terapkan satu per satu untuk melihat dampak positif yang akan usaha Anda dapatkan setelahnya. Semoga tips di atas berguna, ya.

Sumber:

https://www.crazyegg.com/blog/sales-funnel/

https://loyaltylion.com/blog/five-benefits-of-a-loyalty-program

https://www.entrepreneur.com/article/306049

Tips Penting Saat Truk Terendam Banjir

Kendaraan jenis apapun sangat berisiko ketika terendam banjir. Bahkan kendaraan berukuran besar seperti truk sekalipun. Meskipun truk terlihat kokoh dan garang, tetapi ketika terendam banjir dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka tetap saja truk akan cepat rusak. Bahkan bisa jadi truk tidak lagi bisa digunakan.

Agar hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan sebelum dan setelah terendam banjir. Sebelum maksudnya adalah ketika ketinggian air mulai semakin bertambah di area truk Anda berada, sehingga kemungkinan truk terendam banjir cukup besar. 

Fitur RUNNER Telah Penuhi Parameter Sistem GPS dari Kemenhub Sesuai Regulasi KP 3211/AJ.202/DRJD/2020

Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan, Alexander Hilmi Perdana S.Si.T., M.Si., menyampaikan bahwa Mitsubishi Fuso menjadi satu-satunya brand kendaraan niaga yang sudah siap mendukung Kemenhub dalam mewujudkan manajemen lalu lintas yang baik dan diharapkan bisa meningkatkan keamanan di jalan raya melalui sistem RUNNER Telematics. 

RUNNER Telematics merupakan perangkat tambahan berbasis Global Positioning System (GPS) yang akan membantu memudahkan pengendara pada saat berkendara di jalan raya. Perangkat tambahan ini merupakan produk hasil kerja sama Mitsubishi Fuso dengan penyedia GPS Tracking, Enerren. 

Pada teknisnya, parameter sistem GPS ini diatur dalam regulasi KP 2081/AJ801/DRJD/2019 Tentang Petunjuk Teknis Alat Pemantau Pergerakan Kendaraan Secara Elektronik Pada Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dan KP 3211/AJ.202/DRJD/2020 Tentang Petunjuk Teknis Sistem Pemosisi Global Pada Angkutan Barang Khusus.

Adapun paremeter yang harus dimiliki adalah sebagai berikut:

  • Pengawasan kendaraan secara realtime;
  • Monitor kecepatan dan lokasi kendaraan pada peta;
  • Info lokasi keberangkatan dan kedatangan kendaraan; 
  • Info rute, titik angkut/titik kirim, pembatasan wilayah secara digital;
Fitur RUNNER Telah Penuhi Parameter Sistem GPS dari Kemenhub Sesuai Regulasi KP 3211/AJ.202/DRJD/2020
  • Lama waktu berkendara, jarak berkendara, durasi berhenti, durasi mengemudi, lama waktu mesin beroperasi;
  • Peringatan pelanggaran batas kecepatan;
  • Manajemen aset, dokumen kendaraan;
  • Manajemen pengemudi;
  • Histori rute yang dilalui;
  • Info volume BBM dalam tangki;
  • Info durasi kendaraan dalam diam.

Semua parameter tersebut sudah tersedia dalam sistem RUNNER Telematics yang bisa diakses langsung oleh sistem Kemenhub. 

Fitur-fitur yang tersedia pada perangkat RUNNER Telematics dari Mitsubishi Fuso ini memungkinkan pengendara dan pemilik kendaraan memonitor dan memantau kendaraan mereka secara realtime dan otomatis. Tak hanya itu saja, mereka juga dapat mengatur job order, menghitung jarak tempuh kendaraan, mengecek pemakaian bahan bakar kendaraan, hingga mengecek kapan perawatan kendaraan dilakukan.

Bahkan, informasi terkait posisi, arah, kecepatan, dan sejarah rute yang diambil oleh kendaraan bisa dengan mudah diakses melalui layar komputer maupun smartphone pengendara dan pemilik kendaraan. Bukan cuma itu, pemilik dan pengendara juga dapat mengumpulkan data-data penting yang bisa digunakan untuk membantu manajemen operasional truk.

Yuk, gunakan kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso yang didukung dengan sistem RUNNER Telematics, yang telah penuhi parameter sistem GPS dari Kemenhub sehingga membantu melancarkan perjalanan Anda.

FUSO Targetkan Pangsa Pasar 48.1% di Tahun 2021 Melalui Peningkatan Digitalisasi di Era Baru

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), menyelenggarakan Media Gathering 2021 pada 30 Maret 2021 untuk menyampaikan target di tahun 2021, yaitu: pangsa pasar 48.1% dan penjualan31,220 unit.

KTB memprediksi permintaan pasar kendaraan niaga di tahun 2021 akan meningkat 30%, setara dengan 64,900 unit, berdasar pada kondisi terkini pasar otomotif. Meski pandemi Covid-19 masih akan berlanjut di tahun 2021, KTB berharap permintaan pasar akan membaik.

Naoya ‘Rocky’ Takai, Presiden Direktur KTB, mengatakan “KTB akan tetap bersikap positif, fokus target pangsa pasar tinggi seperti di tahun 2020. Kami akan menghadirkan serta memperkuat solusi digital melalui integrasi data dari berbagai sistem digital yang kami miliki seperti Runner Telematics, Dealer Management System (DMS) serta berbagai sumber lain terkait data informasi pelanggan. Kami ingin menjadi partner yang lebih dekat kepada pelanggan dan menyediakan layanan professional.”

Pada kesempatan ini, KTB menginformasikan kerjasamanya dengan Kementerian Perhubungan, melalui penguatan sistem Runner Telematics terhadap regulasi Kemenhub PM 60 / 2019 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang Dengan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Alexander Hilmi Perdana, S.Si.T., M.Si., Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan, Kementerian Perhubungan, menyampaikan “Sampai dengan saat ini, Mitsubishi Fuso masih menjadi satu-satunya brand kendaraan niaga yang sudah siap mendukung Kemenhub dalam mewujudkan manajemen lalu lintas yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan keamanan jalan melalui sistem Runner Telematics.”

Pada pelaksanaan teknisnya, parameter sistem GPS diatur dalam regulasi KP 2081/AJ801/DRJD/2019 Tentang Petunjuk Teknis Alat Pemantau Pergerakan Kendaraan Secara Elektronik Pada Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dan KP 3211/AJ.202/DRJD/2020 Tentang Petunjuk Teknis Sistem Pemosisi Global Pada Angkutan Barang Khusus. Adapun parameter yang harus dimiliki adalah: pengawasan kendaraan secara realtime; monitor kecepatan dan lokasi kendaraan pada peta; info lokasi keberangkatan dan kedatangan kendaraan; info rute, titik angkut / titik kirim, pembatasan wilayah secara digital; lama waktu berkendara, jarak berkendara, durasi berhenti, durasi mengemudi, lama waktu mesin beroperasi; peringatan pelanggaran batas kecepatan; manajemen aset, dokumen kendaraan; manajemen pengemudi; histori rute yang dilalui; info volume BBM dalam tangki; info durasi kendaraan dalam keadaan diam. Semua fungsi tersebut tersedia dalam sistem Runner Telematics yang dapat diakses oleh sistem Kemenhub.

KTB juga senatiasa mensosialisasikan teknologi common-rail kepada pelanggan, untuk memastikan FUSO siap menghadapi Euro4. Fighter, produk MDT dari Mitsubishi Fuso, yang sudah dilengkapi dengan mesin common-rail, menerima banyak feedback positif dari pelanggan. Common-rail merupakan prasyarat implementasi Euro4, dengan konsumsi bahan bakar efisien dan dapat meningkatkan kenyamanan pengemudi sehingga lebih aman. Sejak diperkenalkan di tahun 2019, penetrasi Fighter telah mencakup hampir seluruh wilayah operasional di Indonesia. Area penetrasi tertinggi adalah Sumatera, diikuti Kalimantan, dan kemudian menyebar di seluruh wilayah Indonesia.

Selama masa transisi, KTB akan mempersiapkan infratruktur yang dibutuhkan terutama pada kesiapan operasional Dealer sehingga ketika Euro4 diimplementasikan, KTB siap memberikan dukungan penuh kepada pelanggan.